Home / Berita / Relawan Kecewa, Penghina Jokowi Cuma “Ditabok” 1,6 Tahun Penjara

Relawan Kecewa, Penghina Jokowi Cuma “Ditabok” 1,6 Tahun Penjara

Bandar Lampung, hukum1926.id – Seknas Jokowi Lampung menyampaikan kekecewaanya atas vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang kepada terdakwa penghina Jokowi. Ini disampaikan Hery Rio Saputra, bidang hukum Seknas Jokowi Lampung, menanggapi vonis terhadap Romi Erwin Saputra (22 tahun), warga Panjang, Bandar Lampung, yang menghina Presiden Joko Widodo di facebook.

Dalam sidang hari Kamis (13/12/2018), hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan, dan denda 1 miliar rupiah subsider 3 bulan penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut Romi 2 tahun 6 bulan penjara.

Menurut Rio, vonis majelis hakim tersebut kurang dari 2/3 tuntutan jaksa. Sementara ancaman maksimalnya adalah 6 tahun penjara.

Majelis hakim yang diketuai oleh Syamsudin menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Meski vonis yang dijatuhkan lebih ringan, Hery Rio berharap itu dapat membuat orang jera menyebarkan kebencian di media sosial. Rio menambahkan, seharusnya jika kecewa dengan presiden dapat dilakukan dengan kritik, bukan dengan menghina dan menyebarkan kebencian.

Romi sendiri menjadi terpidana karena unggahannya yang menghina Presiden Jokowi. Dia mengunggah foto Jokowi disertai tulisan “Punya Presiden kaya anjing, Kowi anjing cuma mementingkan daerah Jakarta aja coba pintingin nih orang Lampung biar gk pada tolol semua, orang Lampung pada tolol gede bacot aja, coba dulu pilih Prabowo pasti berjaya””.

Ujaran kebencian itu diposting Romi di grup facebook jual beli HP di wilayah Lampung tanggal 21 Juli 2018. Akun facebook yang dipergunakan Romi adalah akun miliknya yang didaftarkan dengan email: romi_comunittyost@yahoo.co.id. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 9 =