Home / Berita / Menang Perkara, Warga Berharap Ganti Rugi Jalan Tol Segera Dibayar

Menang Perkara, Warga Berharap Ganti Rugi Jalan Tol Segera Dibayar

Menggala, hukum1926.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Menggala telah mengetuk palu putusan perkara sengketa tanah jalan tol di Desa Margo Rahayu Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, hari ini, Rabu (12/12/2018). Putusan dibacakan dalam sidang yang dipimpin oleh Yunizar Kilat Daya selaku ketua majelis hakim, didampingi Juanda Wijaya dan M. Juanda Parisi selaku hakim anggota.

Dalam putusan perkara dengan nomor:14/Pdt.g/2018/PN.Mgl tersebut, majelis hakim menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh penggugat. Gugatan diajukan oleh Sunaryo selaku penggugat terhadap 7 orang warga (Salim dkk.) dan Satker pengadaan tanah jalan tol di Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tim kuasa hukum 7 orang warga dari Lawfirm Mawardi & Partners menyampaikan kegembiraannya atas putusan tersebut. Masyhuri Abdullah, salah seorang kuasa hukum Salim dkk., menyatakan sedari awal persidangan timnya sudah meyakini jika majelis hakim akan menolak gugatan penggugat.

“Berdasarkan bukti-bukti kepemilikan tanah klien kami serta keterangan saksi-saksi mengenai penguasaan tanah oleh klien kami, sejak awal kami sudah yakin klien kami akan dimenangkan”, tegas Masyhuri. “Apalagi di dalam persidangan penggugat tidak dapat membuktikan kepemilikan lahannya lewat bukti yang diajukan”, tambahnya.

Sementara itu Peni Wahyudi,  anggota tim kuasa hukum Salim dkk lainnya menambahkan, dalam pertimbangan putusan ditegaskan jika penggguat tidak dapat membuktikan kepemilikan tanah yang didalilkannya. Sedangkan Salim dkk, di dalam pertimbangan putusan tegas disebut sebagai pemilik sah tanah objek sengketa.

Peni Wahyudi menambahkan, majelis hakim juga menyatakan para tergugat dapat membuktikan kepemilikan tanahnya, dan sekian tahun menggarap tanpa ada pihak yang mengganggu. “Satu hal penting dalam putusan majelis hakim, Pak Salim, Wahyono, dkk dinyatakan berhak mendapatkan ganti rugi jalan tol Trans Sumatera, yang saat ini uangnya dititipkan di PN Menggala”, tambah Peni.

Peni Wahyudi menambahkan, kliennya sangat berharap agar uang ganti rugi jalan tol dapat segera dibayarkan. Menurut Peni, Salim dkk termasuk dalam nominatif penerima ganti rugi jalan tol yang ditetapkan pemerintah.

“Sedih nasib klien kami, tanah mereka sudah digusur untuk jalan tol, tidak bisa digarap lagi, tapi uang ganti rugi belum dibayarkan karena ada gugatan ini”, tutup Peni. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 3 = 2