Home / Artikel / Kewenangan Menhub Perintahkan Direktur Teknik Lion Air Diberhentikan

Kewenangan Menhub Perintahkan Direktur Teknik Lion Air Diberhentikan

hukum1926.id – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, langsung bereaksi atas kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air JT 610, dengan meminta pihak Lion Air untuk memberhentikan sementara Direktur Teknik Lion Air, Rabu (31/10/2018). Pihak Lion Air sendiri langsung merespon instruksi Menteri tersebut dengan memberhentikan Muhammad Asif sebagai Direktur Teknik, dan digantikan oleh Muhammad Rusli sebagai pelaksana tugas. Menurut pihak Lion Air, pemberhentian ini sifatnya sementara sambil menunggu hasil audit atas kecelakaan yang dilakukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Lantas, apa yang menjadi dasar hukum permintaan Menhub kepada pihak Lion Air untuk merumahkan direktur tekniknya tersebut ?

Mengenai pemberhentian tersebut, diatur di dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 38 Tahun 2017 tentang Perubahan Kesembilan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara. Tapi kewenangannya terbatas kepada memerintahkan pihak maskapai untuk melakukan perbaikan manajemen yang juga dapat diartikan pemberhentian pegawai.

Lihat: http://hukum1926.id/2018/10/permenhub-nomor-pm-38-tahun-2017-tentang-perubahan-kesembilan-atas-permenhub-nomor-km-25-tahun-2008-tentang-penyelenggaraan-angkutan-udara/

Hal itu diatur di dalam Pasal 103a Permenhub Nomor PM 38 Tahun 2017. Dalam Pasal 103a ayat (1) disebutkan badan usaha angkutan udara yang mengalami kecelakaan (accident dan/atau serious incident) dilakukan audit oleh tim yang dibentuk Direktur jendral . Selanjutnya dalam ayat (2) disebutkan audit dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemudian dalam ayat (3) disebutkan berdasarkan hasil audit sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditemukan adanya kekurangan atau kesalahan oleh Badan Usaha Angkutan Udara, maka Direktur Jenderal dapat memerintahkan Badan Usaha Angkutan Udara untuk melakukan perbaikan manajemen.

Aturan inilah yang dijadikan Menhub Budi Karya Sumadi memerintahkan pihak Lion Air memberhentikan direktur tekniknya, sambil menunggu hasil investigasi dan penyelidikan KNKT atas kecelakaan yang menimpa Lion Air JT 610. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

33 + = 34