Home / Berita / Kapal di Bawah 5000 GT Resmi Dilarang Melayani Jalur Merak-Bakauheni

Kapal di Bawah 5000 GT Resmi Dilarang Melayani Jalur Merak-Bakauheni

hukum 1926.id – Pada tanggal 24 Desember 2018 mendatang, kapal-kapal di bawah 5.000 gross tonnage (GT) resmi dilarang beroperasi melayani penyeberangan Merak-Bakauheni. Ini dikarenakan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 88 Tahun 2014 resmi diberlakukan.

Peraturan yang diundangkan pada tanggal 24 Desember 2014 ini memang masih memberikan kesempatan kepada kapal-kapal di bawah 5000 GT selama 4 tahun untuk melayani jalur Merak-Bakauheni. Sehingganya tepat 4 tahun pemberlakukannya, atau pada tanggal 24 Desember 2018, kapal-kapal di bawah 5000 GT resmi dilarang melayani jalur penyeberangan Merak-Bakauheni.

Dalam rilisnya, Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi mengatakan, dalam hasil kajian tahun 2014, kapal di bawah 5000 GT daya muat kendaraan dan penumpangnya tidak terlalu banyak. Sementara waktu tunggu turun naik kendaraan dan waktu berlayarnya sama dengan kapal di atas 5000 GT. Sehingga untuk mempercepat dan meningkatkan kapasitas angkut penyeberangan Merak-Bakauheni, kapal-kapal di bawah 5000 GT tidak boleh lagi beroperasi.

Hal ini juga diselaraskan dengan rencana pemerintah mengoperasikan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar (bagian dari jalan tol Trans Sumatera) di awal tahun 2019. Diperkirakan dengan beroperasinya jalan tol tersebut, jumlah kendaraan yang memasuki pelabuhan Bakauheni akan meningkat dalam waktu yang bersamaan.

Menurut Budi Setiyadi, kapal yang beroperasi di tahun 2014 terdapat 52 unit, yang berukuran di bawah 5000 GT sebanyak 30 unit dan di atas 5000 GT sejumlah 20 unit. Kapal yang berukuran di bawah 5000 GT ini harus dtingkatkan kapasitasnya atau diganti dengan kapal baru di atas 5000 GT.

Menurut data Kemenhub, saat ini kapal yang sudah ditingkatkan kapasitasnya sebanyak 21 unit. Sedangkan penambahan kapal baru sebanyak 25 unit dan yang akan keluar dari jalur Merak-Bakauheni sebanyak unit. Jadi total kapal di atas 5000 GT yang akan beroperasi per tanggal 24 Desember 2018 sebanyak 68 unit. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 6 =