Home / Berita / DAMAR: Rektor Unila Harus Beri Sanksi Dosen Terpidana Pencabulan

DAMAR: Rektor Unila Harus Beri Sanksi Dosen Terpidana Pencabulan

Bandar Lampung, hukum 1926.id – Tim advokasi Lembaga Perempuan DAMAR meminta kepada rektor Universitas Lampung memberikan sanksi tegas kepada Chandra Ertikanto, dosen yang menjadi terpidana kasus pencabulan. Hal ini disampaikan oleh Peni Wahyudi, salah seorang kuasa hukum korban pencabulan, DCL, Jum’at (30/11/2018).

Peni berharap adanya sanksi yang tegas dari Rektor Unila dapat menjadi warning bagi dosen lainnya, agar tidak terjerat melakukan tindak pidana. “Sanksi dari pihak Unila juga bisa memperbaiki citra Unila, karena sebelumnya terkesan seakan-akan Unila melindungi Chandra”, tambah Peni.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Chandra Ertikanto, divonis hukuman 1 tahun 4 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Senin (26/11/2018). Chandra dinyatakan terbukti bersalah mencabuli mahasiswinya, DCL, saat melakukan bimbingan skripsi.

Peni Wahyudi, SH dan Hery Rio Saputra, SH, advokat Tim Advokasi DAMAR

Terhadap vonis tersebut, Tim Advokasi DAMAR menyampaikan kekecewaannya melalui surat terbuka ke media. Menurut DAMAR seharusnya Chandra divonis maksimum, terlebih Chandra selalu berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya, saat di kepolisian dan persidangan. Chandra juga sempat mengancam korban dengan akan melaporkan balik dengan tuduhan laporan palsu dan pencemaran nama baik.

Dalam surat terbukanya, Tim Advokasi Damar juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu advokasi, seperti LPSK dan media. Damar juga menyatakan organisasinya terbuka bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual yang membutuhkan dampingan. Surat terbuka ini ditandatangani beberapa orang advokat dan konsultan hukum, yakni Meda Fatmayanti, Sely Firiani, Siti Noor Laila, Yulia Yusniar, Hery Rio Saputra, Peni Wahyudi, R. Adhitya T. Hartanto, Beny Novriansyah, Masyhuri Abdullah, dan Afrintina. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 2 =