Home / Aktivitas / SN Laila: Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Harus Dilindungi

SN Laila: Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Harus Dilindungi

Siti Noor Laila, aktivis HAM, calon anggota DPR RI Dapil Lampung I dari PDI P

Ketua DPW Seknas Jokowi Lampung, Siti Noor Laila SH, menjadi fasilitator dalam workshop perumusan SOP, job description, serta mekanisme dan alur layanan satgas penanganan masalah perempuan dan anak. Acara yang digelar di pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, tanggal 24-25 Oktober 2018 ini bertujuan untuk menyusun kerangka kerja bagi satgas untuk penanganan masalah perempuan dan anak.

Menurut Siti Noor Laila yang merupakan aktivis HAM dan juga advokat, perempuan dan anak, khususnya sebagai korban kekerasan dalam konteks seksualitas, perlu mendapatkan layanan secara khusus. Pemulihan psikis sebagai dampak trauma kekerasan yang dialami perlu diberikan sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan secara normal.

Siti Noor Laila, yang juga menjadi calon anggota DPR RI dari PDI Perjuangan nomor urut 3, dari daerah pemilihan Lampung 1 (Bandar Lampung, Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Barat, dan Pesisir Barat) mengatakan, selama ini pemerintah lebih fokus kepada penanganan secara hukum kepada pelaku kekerasan seksual dan anak. “Dalam hal hukum pidana sudah cukup bagus, serta adanya unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di kepolisian, menjadi alat penegakan hukum bagi pelaku,” ujarnya. “Namun penanganan bagi korbannya yang lebih lanjut, hal ini yang dirasakan masih kurang dilakukan pemerintah”, tambah Laila.

Siti Noor Laila, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Komnas HAM RI periode 2012-2017 ini berharap penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan dan penanganan bagi korbannya dapat seimbang. Dia menambahkan, penegakan hukum menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, dan penanganan korban menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat umumnya.

Ditanya mengenai pencalonannya sebagai anggota DPR RI, Siti Noor Laila menjawab akan berjuang untuk pemenuhan hak-hak perempuan dan hak asasi manusia umumnya jika terpilih sebagai anggota legislatif. “Ini yang menjadi concern saya, sejak aktif sebagai aktivis sampai menjadi komisioner Komnas HAM”, ujarnya. Tidak lupa Siti Noor Laila juga berharap dukungan dari masyarakat Lampung agar dirinya dapat terpilih sebagai anggota DPR RI Periode 2019-2024. (red)

About admin-hukum1926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

73 − 68 =